Genre : Crime | Drama | Thriller
Ratings IMDb : 8.1/10
Director : Denis Villeneuve
Writers : Aaron Guzikowski
Stars : Hugh Jackman, Jake Gyllenhaal, Viola Davis
Sinopsis/Review :
Mungkin, tak banyak orang yang mengenal Denis Villeneuve. Sutradara kelahiran Kanada ini lebih banyak berkecimpung di film-film asal Kanada namun cendrung menggunakan Bahasa Prancis. Beberapa penghargaan prestisius pernah diraihnya, seperti tiga Genie Awards untuk sutradara terbaik lewat film-filmnya seperti Maelstorm (2001), Polytechniqe (2010) dan Incendies (2011). Bakan untuk film terakhirnya sempat dinominasikan dalam Academy Awards untuk kategori Best Foreign Language Film. Dengan track record yang cukup menjanjikan, tidak terlalu sulit bagi Villeneuve untuk menggaet beberapa aktor dan aktris kelas wahid untuk dapat ambil bagian dalam film terbarunya, Prisoners. Dan harus saya akui, Prisoners mampu menyajikan film drama thriller yang cukup mengikat dan tidak membosankan.
Bersetting di sebuah daerah pinggiran kota Philadelphia, Keller Dover (Hugh Jackman) seorang yang sangat religius yang tengah mengalami masalah pekerjaan datang ke rumah tetangganya, Franklin Birch (Terrence Howard) untuk menghadiri acara Thanksgiving. Saat tengah berbincang-bincang, anak mereka, Anna (Erin Gerasimovich) dan Joy (Kyla Drew Simmons) pergi bermain di jalan depan rumah Franklin. Saat tengah bermain, kedua anak itu tertarik dengan sebuah RV yang diparkir tidak jauh dari rumah itu. Belum kedua anak itu masuk, kedua kakak mereka Ralph (Dylan Minnette) dan Eliza (Zoe Borde) menarik mereka pulang. Beberapa jam kemudian, Keller dan Franklin baru menyadari bahwa anak mereka menghilang. Sang kakak mengingat bahwa adiknya kemungkinan besar hilang bersama RV yang sempat diparkir di dekat rumah Franklin. Kedua keluarga itu akhirnya sepakat melaporkan kejadian ini kepada polisi setempat.
Bersetting di sebuah daerah pinggiran kota Philadelphia, Keller Dover (Hugh Jackman) seorang yang sangat religius yang tengah mengalami masalah pekerjaan datang ke rumah tetangganya, Franklin Birch (Terrence Howard) untuk menghadiri acara Thanksgiving. Saat tengah berbincang-bincang, anak mereka, Anna (Erin Gerasimovich) dan Joy (Kyla Drew Simmons) pergi bermain di jalan depan rumah Franklin. Saat tengah bermain, kedua anak itu tertarik dengan sebuah RV yang diparkir tidak jauh dari rumah itu. Belum kedua anak itu masuk, kedua kakak mereka Ralph (Dylan Minnette) dan Eliza (Zoe Borde) menarik mereka pulang. Beberapa jam kemudian, Keller dan Franklin baru menyadari bahwa anak mereka menghilang. Sang kakak mengingat bahwa adiknya kemungkinan besar hilang bersama RV yang sempat diparkir di dekat rumah Franklin. Kedua keluarga itu akhirnya sepakat melaporkan kejadian ini kepada polisi setempat.
Detektif Loki (Jake Gyllenhaal) mendapat laporan terkait dengan kejadian ini. Beberapa menit kemudian ia berhasil sampai di lokasi tempat RV itu berada. Tidak mendapat banyak perlawanan, para polisi akhirnya berhasil meringkus si pengemudi. Setelah diinterogasi, diketahui bahwa si pengemudi bernama Alex Jones (Paul Dano), seorang pria muda yang mengalami gangguan mental. Alex seringkali berperilaku seperti anak kecil dan hampir tidak mampu menjawab pertanyaan yang diajukan pihak kepolisian. Di dalam mobilnya pun tidak ditemukan adanya bukti yang melibatkan penculikan itu. Karena tidak adanya bukti tadi, Alex pun dilepaskan oleh pihak kepolisian setempat. Keller yang tidak rela dengan pembebasan ini datang menemui Alex, Alex sempat memberikan klu kepada Keller, sayang hanya ia yang mendengar perkataan Alex. Keesokan harinya, Keller datang mengunjungi Alex, Alex kembali memberikan klu kepada Keller lewat lagu yang sering dinyanyikan Anna dan Joy. Merasa jengkel, Keller akhirnya membawa dan menyekap Alex di rumah lamanya, menyiksa Alex hingga ia mau berbicara.
Di bagian-bagian awal, anda yang mugkin akan langsung teringat pada kisah yang pernah dibawakan Ben Affleck dalam Gone Baby Gone. Dengan kisah yang sedikit berbeda dan rentan waktu yang lebih singkat, Prisoners mampu menyajikan sebuah jalinan kisah yang cukup menarik. Hampir di setiap bagian penceritaannya memiliki daya tarik tersendiri. Berbeda dengan Gone Baby Gone yang cendrung datar di awal dan lebih banyak mengedepankan aspek investigasi, Prisoners lebih memilih cara yang sederhana melalui thriller itu sendiri sehingga tidak membuat penonton bingung akan alur ceritanya. Aaron Guzikowski mampu membuat kisah Prisoners menjadi sangat mengikat apalagi dengan beberapa karakter Yang mengundang tanda tanya tentang siapa pencullik Anna dan Joy sebenarnya. Twist yang dihadirkan menjelang akhir film pun berhasil dikelola dengan sangat baik, meskipun tidak begitu mencengangkan.
Dengan mengandalkan beberapa pemain yang memang pernah meraih minimal nominasi Oscar, tentu saja Prisoners mendapat dukungan yang mempuni dari segi akting. Paul Dano sukses menjadi pria yang memiliki dua sisi berbeda dan dengan mudah dapat mencampur adukan perasaan para penonton lewat aktingnya. Hugh Jackman mampu tampil meyakinkan sebagai seorang ayah yang religius sekaligus pribagdi yang mau melakukan apa saja demi anaknya. Maria Bello mampu tampil begitu rapuh akan kehilangan anaknya. Begitu pula dengan Viola Davis dan Terrence Howard yang mampu tampil tak kalah bagusnya. Sayangnya, tak banyak yang dapat ditampilkan Jake Gylenhaal karena perannya sebagai polisi cendrung sangat biasa. Dari segi karakterisasi pun, rasanya Guzikowski telah berhasill membagi peran masing-masing tokoh sehingga tidak terkesan berat sebelah.
Villeneuve jelas sangat berhasil dalam menggarap naskah yang dibuat oleh Guzikowski, walaupun dari segi kualitas Prisoners tidaklah luar biasa. Ia dengan cerdas mampu mebuat Prisoners tampil begitu kuat dan juga mengikat penonton dengan alur kisahnya yang bercbang. Penonton dibiarkan untuk menebak-nebak seperti apa akhir kisahnya. Sejauh mana tindakan yang akan diambil oleh manusia jika mereka kehilangan orang yang disayanginya, pesan ini sangat jelas tergambarkan di dalam di dalaam Prisoners. Sayang, dengan duriasi yang terbilang cukup lama, Prisoners terasa sangat bertele-tele dalam menyampikan permasalahan utamanya apalagi dengan labirin yang memang masih tidak jelas maksud dan kegunaannya. Meski begitu, saya cukup senang dengan intensitas yang terbangun di dalam Prisoners, semakin menanjak hingga akhir kisahnya. Akhir kata, jelas akan sangat mudah untuk menikmati setiap menit penceritaan Prisoners, terlebih lagi tidak banyak film yang mampu mengalihkan perhatian penontonnya sekuat Prisoners.
Source Review : Here
Official Movie Trailer :
.:: DOWNLOAD ON GOOGLE DRIVE ::.
Single link download : Click Here
Durasi : 153 menit
Quality : BluRay 1080p YIFY Size : 2.2 GB Format file : mp4
Subtitle Indonesia :




No comments:
Post a Comment