Genre : Drama | Thriller
Ratings IMDb : 7.6/10
Director : J.A. Bayona
Writers : Sergio G. Sánchez, María Belón (story)
Stars : Naomi Watts, Ewan McGregor, Tom Holland
Sinopsis/Review :
Tsunami adalah bencana alam yang diakibatkan patahnya lempengan bumi dan mengakibatkan terbantuknya ombak yang sangat besar sehingga dapat menyapu apa saja yang dilewatinya hingga ke daratan. Tsunami pernah melanda Asia Tenggara, termasuk Indonesia pada tanggal 26 Desenber 2004. Kerugian yang dicapai mungkin tak terhitung lagi. Korban jiwanya pun mencapai ratusan juta jiwa. Tsunami memberikan kenangan yang menyedihkan bagi jutaan keluarga telah terpisah. The Impossible mengambil salah satu kisah keluarga yang terpisah itu. Disutradarai oleh J. A. Bayona, ia mengambil pendekatan yang lebih mendalam terhadap bagaimana sebuah keluarga yang luar biasa ini berusaha untuk bersatu kembali. Sepertinya akan ada banyak tangis kesedihan didalamnya dibandingkan bencana alam yang dibuat sedemikian mengerikannya hingga terasa berlebihan dan dengan menggunakan efek 3D tentunya.
Henry Bennett (Ewan McGregor), Maria (Naomi Watts), serta ketiga anak mereka, Lucas (Tom Holland), Tomas (Samuel Joslin), dan Simon (Oaklee Pedergast) pergi berlibur ke Khao Lak, Thailand pada saat malam natal. Keesokan harinya, saat mereka sedang menikmati suasana liburan di sebuah resort di sana, Tsunami pun tiba-tiba menerjang dari arah pantai menuju ke daratan tempat mereka menginap. Dan pada akhirnya, Tsunami ini memisahkan keluarga itu menjadi dua bagian, Henry dan dua anaknya yang masih kecil dan Maria serta Lucas.
Kisah kemudian berlanjut saat Maria dan Lucas terjabak di dalam arus yang menghanyutkan mereka hingga menyebabkan Maria terluka parah dan untunglah warga sekitar menemukan mereka serta anak kecil yang mereka temukan bernama Daniel. Di sisi lain, Henry yang juga selamat dari gelombang maut itu menitipkan kedua anaknya di tempat penampungan demi mencari istri dan anaknya. Ia pun memulai pencariannya ke berbagai tempat penampungan, hingga rumah sakit di kota itu bersama korban lainnya.
Menyaksikan The Impossible adalah sebuah hal yang menyenangkan dan langka, mengingat kecendrungan film Disaster lebih mengutamakan bencana alam di dalamnya dibandingkan dampak psikologis yang dialami karakter-karakter di dalamnya. Harus diakui, dengan durasi 113 menit, film ini terasa bagitu lamban dan sangat membosankan terutama setelah bencana Tsunami itu terjadi. Padahal naskah garapan Sergio G. Sanchez memiliki pondasi yang kuat. Untunglah kebosanan ini dapat diganjal berkat penampilan memikat dari Ewan McGregor, Naomi Watts, dan juga Tom Holland.
Di awal film The Impossible sebenarnya terasa cukup menarik dan pada saat Tsunami menerjang pun terasa sangat realistis dan mendebarkan. Sayangnya masa-masa keemasan The Impossible sampai pada titik paruh awal film. Selebihnya, anda akan disuguhkan perjuangan anggota keluarga masing-masing yang ingin menemukan anggota keluarga lainnya, namun lebih berfokus kepada perjuangan keluarga Bennett sekaligus memasukan beberapa intrik sosial di dalamnya. Tak dapat dipungkiri bahwa rasanya naskah farapan Sanchez masih terasa begitu lemah adalam menghadirkan sesuatu yang membuat penonton tertarik layaknya Tsunami yang telah disajikan. Bahkan sampaipada bagian klimaksnya, film ini masih terasa datar dan hambar.
Kunci utama kesuksesan The Impossible terletak pada performa mengagumkan antara Watts, Holand, dan juga MGregor. Relasi antara Watts dan McGregor terbangun cukup kokoh, namun itu tidak ada apa-apanya dibandingkan relasi yang kuat anatara Watts dan Holland. Jalinan eosional ibu dan anak antar keduanya sangat terasa kuat. Watts sendiri tampil sangat meyakinkan sebagai seorang ibu yang begitu menyayangi sang anak sakaligus menahan penderitaan fisik yang ia alami selama pertenghan hingga akhir film. Ewan McGregor pun tampil sangat baik di sepanjang film. Ia mampu mencurahkan seluruh emosinya sebagai bentuk kerinduannya kepada istri dan anaknya. Dan dari semuanya, pujian lebih patut diberikan pada aktor muda berbakat, Tom Holland. Ia mampu mencuri perhatian para penonton meski diapit dua aktor senior. Penampilannya sangat memikat sebagai anak yang kehilangan ayah dan hampir kehilangan ibu sekaligus anak yang sanggup melakukan apa saja demi orang tuanya.
Di tangan sutradara yang lain, mungkin The Impossible akan tampil bombastis, berlebihan dan tak membosankan layaknya The Day After Tomorrow (2004) ataupun 2012 (2009). Namun di tangan Juan Antonio Bayona, film ini terasa lebih bermakna dan juga sarat akan pesan moral di dalamnya meski terasa cukup membosankan. Untunglah Bayona memiliki jajaran pemain yang fantastis sehingga film ini terasa sangat berharga, tak mudah untuk dilupakan dan juga sayang untuk dilewatkan.
Source Review : Here
Official Movie Trailer :
.:: DOWNLOAD ON GOOGLE DRIVE ::.
Single link download : Click Here
Durasi : 114 menit
Quality : BluRay 720p Size : 4 GB Format file : mkv
Subtitle Indonesia :




No comments:
Post a Comment